[Review Buku] Goosebumps #22 : Pantai Hantu By R.L. Stine

GoosebumpsTM: Ghost Beach by R.L. Stine Penerbit Gramedia Pustaka Utama Alih bahasa by Hendarto Setiadi 144 hlm Rate 5 of 5
HANTU ITU ADA NGGAK, SIH? Jerry sudah tidak sabar untuk menyelidiki gua gelap misterius yang ditemukannya di tepi pantai. Lalu didengarnya cerita teman-temannya bahwa gua itu berhantu. Hantu yang usianya sudah tiga ratus tahun. Hantu yang selalu muncul di kala bulan purnama. Hantu yang bergentayangan di sekitar pantai. Ah, itu Cuma cerita konyol. Iya, kan? ~:o0o:~
Jerry dan Terry adalah kakak beradik yang liburan di rumah saudara sepupu mererka, Agatha dan Brad. Terry yang memiliki keterarikan aneh terhadap kuburan mengajak Jerry untuk ikut serta menemaninya. Tentu saja Jerry enggan, ia merasa aneh harus berada di tengah kuburan tua. Meski itu siang hari sekalipun. Sebuah tangan. Sebuah tangan yang menyembul dari tanah di samping kuburan tadi. – hal 7 Saat mereka bermain di pantai, mereka bertemu dengan tiga orang anak yang seusia mereka. Sam, Louisa dan Nat paling bungsu. Mereka unik karena memiliki nama belakang yang sama dengan Jerry dan Terry, hingga mengingatkan Jerry pada penemuan bahwa hampir semua nama belakang di batu nisan di kuburan tua yang mereka kunjungi bernama sama seperti mereka.
Ketiga anak itu sangat takut dengan sosok hantu yang ada di dalam gua tepi pantai. Mereka menggigil ketakutan hanya dengan menceritakannya kepada Jerry dan Terry. Louisa membelalakan matanya. “Kalian percaya adanya hantu?” tanyanya. –hal 21 Ketiga anak-anak itu meminta bantuan kepada Jerry dan Terry untuk menangkap sang hantu itu dan mengurungnya di dalam gua. Jerry dan Terry menyanggupinya, mereka juga tidak tega melihat teman barunya selalu merasa ketakutan bila melihat gua tersebut.
Sayangnya, saat Jerry dan Terry sedang melakukan aksi untuk menangkap sang hantu, sang hantu muncul di antara mereka dan menyeret mereka hingga jauh ke dalam gua.
Tidak ada gunanya berteriak, saat hantu itu mulai menyerang mereka. Aku tidak dapat berbuat apa-apa ketika hantu itu menjulurkan tangannya yang kurus kering, dan berusaha meraih leherku. – hal 69
***

Biasanya sih goosebumps yang aku baca, kalau tokoh utamanya kakak beradik, pasti digambarkan gak pernah akur dan kerjaannya berantam terus. Tapi di seri in rasanya beda aja, karena meski mereka kakak beradik, tapi mereka akur. Jerry yang terlalu memikirkan persoalaan hantu, dan Terry yang selalu penuh ingin tahu tentang hantu.
Jadi pas ada bagian kerja sama mereka saat menangkap hantu disini, rasanya seru aja. Kekompakan mereka dan analisis Terry yang kadang suka bikin Jerry kesal serta kenekatan Terry membuat Jerry kewalahan menjaga adiknya supaya jauh-jauh dari marabahaya. Eh malah membuat mereka berdua terjebak di gua bersama sang hantu.
Untuk endingnya sih gak bisa di ajak kompromi. Tetap seperti biasa meninggalkan sejuta tanya gimana lanjutannya. Sampai tahan nafas baca endingnya yang greget setengah mati x_x Aku juga gak nyangka bahwa tujuan hantu itu gentayangan ternyata untuk itu.
Cuma pas awal-awal baca, aku kebalik antara Jerry dan Terry. Karena nama mereka sama pelafalannya haha.
Buku ini rekomendasikan banget segala usia, dan cocok banget buat bacaan anak-anak ^^ 
"I-ini kuburan kita, Terri," aku tergagap-gagap. "Nama yang tercantum di sini adalah 'Jerry Sadler dan Terri Sadler'" - hal 104
~:o0o:~
Tulisan ini diikutsertakan dalam: Read at Your Own Risk Challenge 2016