Wishful Wednesday [6]


Sejujurnya ini agak malu aku katakan kalau aku baru tahu bahwa  The Hunger Games adalah sebuah film yang di angkat dari novel.
Oke ini memalukan. Aku tahu itu.
Seharusnya sebagai (yang ngakunya Book Addict) hobi nonton film dan baca buku harusnya aku tahu ini. Tapi sumpah aku gak tahu ...
Memang aku akui ada beberapa kesempatan aku melupakan dunia buku serta film dan beralih ke dunia kpop. Aku sempat terlena terlalu lama di dunia itu. Tapi aku juga tidak mau mengakui bahwa mengenal dunia kpop adalah suatu kesalahan, malah aku bersyukur mengenal dunia itu. Cuma disayangkan sikapku yang terlalu pilih kasih dan melupakan dunia yang dulu sempat aku kagumi, hingga tanpa aku sadari aku melewatkan hal-hal yang sangat bagus.

Mungkin saat-saat itulah aku tidak tahu bahwa ada novel berjudul THE HUNGER GAMES.
Itu sangat sangat memalukan
Berarti udah tau dong WW-ku minggu ini apa?
Yup  THE HUNGER GAMES ...
Aku akan mulai dari novel pertamanya


The Hunger Games by Suzanne Collins Penerbit Gramedia Pustaka Utama Published 26 oktober 2009 408 halaman Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikeliling dua belas distrik. Katniss gadis 16 tahun tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di distrik termiskin di Distrik12. Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung sampai mati dan ditayangkan secara langsung di acara televisi "The Hunger Games". Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh. Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.

The Hunger Games 2: Catching Fire by Suzanne Collins Penerbit Gramedia Pustaka Utama Published 22 juli 2010 424 halaman Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam. Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....
The Hunger Games 3: Mockingjay by Suzanne Collins Penerbit Gramedia Pustaka Utama Published Januari 2012 342 Halaman
Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Tapi dia belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun kini ia dalam lindungan  Distrik 13.

Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun orang-orang yang dicintai Katniss aman karena  Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay... bagaimanapun caranya.

Pertama kali aku nonton film ini sekitar tahun 2013 ntah 2014 dan aku nonton film ini ketika tayang perdana di channel FOX. Dan saat itu juga aku jatuh cinta sama Katnis Everdeen-Peeta Mellark. Aku tertarik sama Josh (pemeran Peeta Mellark) yang dulu main film Zathura. Aku suka banget sama si Josh disitu, imut, lucu, ganteng dan muka nyebelin. Dan ketika main di The Hunger Games, karakternya kayak banting setir gitu. Pokoknya jatuh hati sama mereka berdua, apalagi bagian Katnis nemenin Peeta di dalam gua. Gak terlukis lah sama kata-kata.
Untuk adegan aksi/bantai itu aku akui juga keren, dan bersyukur banget di FOX gak ada yang disensor adegannya. Jadi menikmati sekali nonton filmnya saat itu.
Biasanya film aksi kayak gitu cenderung diperankan aktor dan aktris yang udah kawakan, alias udah tenar. Nah ini disajikan dalam bentuk versi remajanya. Rasanya kayak aku menemukan dunia fantasi yang sebelumnya tidak ada.
Dan beberapa waktu lalu suami bawakan kaset film The Hunger Games 2: Catching Fire dan aku gak sabar buat nonton lanjutannya. Karena penasaran, aku searching aja di google, pengen tahu review film ketiga atau bocoran-bocoranya. Apalagi kisah sandiwara cinta yang dimainkan Katnis - Peeta masih berlansung. Pengennya sih mereka jadian, tapi mengingat tinggi badan Peeta agak di bawah Katniss, ngerasa gak imbang hehe ....
Dan disitulah aku menemukan fakta bahwa The Hunger Games ada novelnya.
Karena aku sangat mencintai film ini, maka novel ini wajib banget masuk dalam wishlist aku. 
Target sih gak hanya sekedar menjadi wishlist, tapi juga terpajang di rak bukuku.
Ah bahagia rasanya*Padahal cuma ngebayangin doang keke~
Haha ...